February 2012
5 posts
Sepucuk Surat
Senja kala itu begitu kelam
Angin mulai berhembus tak karuan
Sejak pesan suara yang begitu suram
Seperti ada pertanda dari Tuhan
Pagi lalu, mentari menemani saat kau membuka mata
Siang lalu, saat mengantri pengharapan kesembuhan
Sore lalu, lembayung menghantarkan doa-doa cinta
Malam lalu, saat-saat terakhir pada pertemuan
Masih kurasakan hangatnya tubuhmu
Masih kupahami bagaimana kau ingin...